<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Stop Dreaming Start Action &#187; bisnis</title>
	<atom:link href="http://puspitakie.com/category/bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://puspitakie.com</link>
	<description>and this Just Another Way to Reach My Dreams</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jul 2010 08:02:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Usaha Pijat yang menguntungkan</title>
		<link>http://puspitakie.com/usaha-pijat-yang-menguntungkan/</link>
		<comments>http://puspitakie.com/usaha-pijat-yang-menguntungkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 10:07:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mpus</dc:creator>
				<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[buka usaha pijat]]></category>
		<category><![CDATA[pijat panggilan]]></category>
		<category><![CDATA[pijat sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspitakie.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Banyak yang  belum menyadari betapa menguntungkannya usaha Pijat panggilan. Baru-baru ini saya berhasil mewawancarai salah seorang pemijat langganan saya. Modal awal adalah tempat, lokasi yang paling bagus adalah lingkungan apartemen. Setelah memiliki tempat, mulailah memasang iklan baris di koran untuk mencari tukang pijat. Untuk gaji sendiri si mbak yang memijat saya mengakui hanya mengantongi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak yang  belum menyadari betapa menguntungkannya usaha Pijat panggilan. Baru-baru ini saya berhasil mewawancarai salah seorang pemijat langganan saya. Modal awal adalah tempat, lokasi yang paling bagus adalah lingkungan apartemen. Setelah memiliki tempat, mulailah memasang iklan baris di koran untuk mencari tukang pijat. Untuk gaji sendiri si mbak yang memijat saya mengakui hanya mengantongi uang 250 sebulan dari si mpunya tempat. Diluar itu dia bisa mendapatkan sekitar 1-1,5jt perbulan komisi dan tips. </p>
<p><img src="http://puspitakie.com/wp-content/uploads/2009/10/infoD-150x150.jpg" alt="infoD" title="infoD" width="150" height="150" class="alignnone size-thumbnail wp-image-133" /></p>
<p>Biasanya komisi memijat 1jam Rp12,500. Minyak atau lulur disediakan oleh pemilik tempat. Untuk meningkatkan penghasilan biasanya mereka membuat paket hemat seperti : pijat 60 menit : 50 rb, pijat 120 menit : 75 rb. Yang notabene orang akan memilih mengambil paket 2Jam. keuntungan si pemilik tempat dikurangi pembelian minyak dan lulur masih berkisar Rp 40,000 /2 jam. </p>
<p>Bayangkan mengantongi Rp 40,000 tanpa melakukan apapun. Ditempat si mbak ini, pemijatnya ada 4 orang. rata-rata sehari setiap pemijat pegang 1 tamu, dan weekend bisa 3/4 orang.<br />
Kasarnya 4 x Rp 40,000/hari = Rp 160,000 hanya modal tempat, wah bisa bayar cicilan apartemen nih <img src='http://puspitakie.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspitakie.com/usaha-pijat-yang-menguntungkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Ibu tanpa modal</title>
		<link>http://puspitakie.com/bisnis-tanpa-modal/</link>
		<comments>http://puspitakie.com/bisnis-tanpa-modal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 05:19:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mpus</dc:creator>
				<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis dari rumah]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[peluang bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[peluang bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[penghasilan tambahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puspitakie.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Saya melihat kebelakang, beberapa tahun silam, saat Ibu masih mengantar jemput kami sekolah. Sering kali Ibu pulang dengan sebuah kantong plastik besar. Ibu kami saat itu rupanya melihat peluang untuk mendapatkan tambahan uang di sela-sela waktunya menunggu anak-anak sekolah, di tambah orangnya yang ramah, membuat beliau hampir mengenal lebih dari separuh para orang tua murid, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya melihat kebelakang, beberapa tahun silam, saat Ibu masih mengantar jemput kami sekolah. Sering kali Ibu pulang dengan sebuah kantong plastik besar. Ibu kami saat itu rupanya melihat peluang untuk mendapatkan tambahan uang di sela-sela waktunya menunggu anak-anak sekolah, di tambah orangnya yang ramah, membuat beliau hampir mengenal lebih dari separuh para orang tua murid, baby sitter, bahkan guru dan pembantu sekolah. </p>
<p>Di seberang rumah lama kami, terdapat sebuah konveksi pakaian dalam wanita. awalnya Ibu hanya menghabiskan waktunya di kala senja untuk sekedar bergosip, lambat laun Beliau menawarkan jasanya untuk membantu mengecerkan pakaian dalam tersebut, mengecerkan disini bukan berarti satuan, namun Ibu menjualnya lusinan. Dibawanya pakaian2 dalam tersebut ke sekolah kami dan di jajakan <img src='http://puspitakie.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://puspitakie.com/wp-content/uploads/2009/10/underware_mtblog-glamour-150x150.jpg" alt="underware_mtblog-glamour" title="underware_mtblog-glamour" width="150" height="150" class="alignnone size-thumbnail wp-image-130" /><br />
Keuntungan Ibu per lusin saat itu bisa mencapai 5rb rupiah, terkadang beliau juga membeli kredit, dan tidak sedikit orang tua murid yang menjadi langganan, sebagian besar para pembantu dan guru-guru juga menjadi langganan beliau.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puspitakie.com/bisnis-tanpa-modal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
