Puspitakie.com

Personal and Business site

Service

SAMBA or NAS

Dilingkungan IT sudah terbiasa melakukan backup file/data ke medium penyimpanan baik di hardisk yang beda partisi, USB flash, eksternal hardsik, dll. Namun hal tersebut mungkin agak kurang praktis kalau misal kita menjalaninya di lokasi lab/kantor dengan jumlah PC yang banyak misalkan 100 PC lebih. Nah untuk kasus yang seperti ini kita membutuhkan storage /penyimpanan yang bisa diakses secara network. Atau dalam istilah IT-nya yakni solusi Network Attached Storage (NAS).

NAS (Network Attached Storage) merupakan pusat penyimpanan data komputer yang terhubung pada sebuah network dan dapat diakses dari berbagai macam protocol. NAS biasanya mempunyai fungsi sebagai media penyimpanan dan terhubung dalam sebuah network. Jadi komputer server yang menyediakan service storage ( SMB, FTP, NFS, SSH dan lain – lain ) bisa disebut sebagai NAS.

Tapi ada juga yang menambahkan fungsionalitas NAS dengan menambahkan servis Web dan Database.

Nah solusi server storage ini cukup banyak tersedia dipasaran terutama yang dibundle dalam bentuk hardware/appliance.untuk NAS ini kita memerlukan hardware

mainboard, RAM 512, hardisk SATA 250X3 buah, 1 buah flasdisk 512,

kelebihan NAS, adalah MEnggunakan Software RAID 5, dan Administrasi via web

kalau Biaya Instalasi diluar hardware Rp 8.000.000

SAMBA/NFS

yang kedua untuk fileserver kita bisa gunakan SAMBA/NFS kalau samba bisa koneksi dengan  windows, kalau NFS hanya linux aja, ini semua distro linux bisa digunakan

Biaya Instalasi dan konfigueasi Rp 6.000.000,-

for information please contact puspita@indoasiateknologi.com